Lewati ke konten utama
Menu Agritani

Mencegah Penyakit Tungro Padi: Kenali Gejala Daun Oranye dan Wereng Hijau

Ketahui gejala tanaman padi kerdil daun kuning oranye akibat virus tungro serta strategi pemutusan rantai vektor wereng hijau di sawah.

Profesor Pertanian · Moderator Jurnal Tani
Terbit 4 menit bacapadi

Jawaban Singkat

Penyakit tungro pada padi disebabkan oleh infeksi virus yang ditularkan oleh vektor serangga wereng hijau Nephotettix virescens. Gejala khas berupa daun menguning kejinggaan dari ujung helai serta pertumbuhan tanaman yang kerdil. Pengendalian utama berfokus pada pemutusan siklus penularan melalui tanam serempak, sanitasi sisa jerami atau singgang, serta perlindungan bibit di persemaian.

Di berbagai wilayah lumbung padi nasional—seperti Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat—penyakit virus yang paling sering memicu gagal panen misterius adalah Penyakit Tungro.

Petani sering terkecoh mengira sawahnya kekurangan pupuk Nitrogen atau keracunan besi karena melihat hamparan daun padi muda mendadak berubah warna menjadi kuning kemerahan hingga oranye menyala. Tanaman yang terserang akan berhenti tumbuh, jumlah anakan merosot drastis hingga hanya tersisa 2–3 anakan per rumpun, dan malai padi yang keluar berukuran kerdil dengan bulir gabah hampa separuh.

Penyakit tungro bukanlah penyakit jamur atau bakteri, melainkan serangan ganda dua jenis virus (Rice Tungro Bacilliform Virus dan Rice Tungro Spherical Virus) yang ditularkan secara mekanik oleh Hama Wereng Hijau (Nephotettix virescens).

[!NOTE] Inti Sari Pembahasan (Key Takeaways)

  • Virus tungro tidak dapat disembuhkan dengan pestisida; kunci perlindungan mutlak ada pada pengendalian serangga penularnya: Wereng Daun Hijau.
  • Gejala visual berupa daun menguning dari ujung merambat ke pangkal dengan warna kuning kejinggaan (oranye) dan anakan kerdil.
  • Pencegahan paling efektif bertumpu pada tanam serempak dalam satu hamparan desa, varietas tahan tungro, dan sanitasi singgang padi.

Bagaimana Wereng Hijau Menularkan Virus Tungro?

Wereng hijau adalah serangga pengisap cairan daun yang sangat lincah meloncat di kanopi padi atas:

  • Penularan Semipersisten: Wereng hijau hanya butuh waktu menghisap tanaman sakit selama 30 menit untuk membawa partikel virus di dalam saluran pencernaannya.
  • Menyuntikkan Virus ke Tanaman Sehat: Saat berpindah ke rumpun padi sehat di sebelahnya, wereng hijau menusukkan mulutnya ke jaringan pembuluh tapis (floem) dan menyuntikkan partikel virus bersama air liurnya.
  • Masa Inkubasi Cepat: Dalam waktu 7 sampai 14 hari setelah penusukan, gejala klorosis kuning oranye dan hambatan pemanjangan sel batang mulai terlihat jelas.

3 Pilar Menangkal Serangan Tungro di Hamparan Sawah

1. Tanam Serempak dan Rotasi Varietas

Menanam padi sendirian saat sawah tetangga belum ditanam atau sudah dipanen adalah jalan pintas mengundang bencana tungro. Seluruh populasi wereng hijau di kawasan tersebut akan terkonsentrasi menyerbu petak sawah Anda:

  • Sepakati jadwal tanam serempak bersama kelompok tani dengan selisih waktu tanam maksimal tidak lebih dari 2 pekan.
  • Gunakan varietas padi yang terbukti memiliki ketahanan genetik ganda terhadap wereng hijau dan virus tungro, seperti Inpari 7, Inpari 8, Inpari 9, atau varietas lokal unggul bersertifikat.

2. Musnahkan Singgang dan Jerami Sisa Panen

Setelah panen selesai, jangan biarkan tunggul jerami padi tumbuh kembali menjadi tunas daun muda (singgang). Singgang padi adalah jembatan hidup bagi virus tungro dan wereng hijau untuk bertahan hidup menyeberang antar musim tanam. Segera bajak tanah dan genangi sawah dengan air serta mikroba dekomposer agar sisa singgang membusuk di dalam lumpur.

3. Kendalikan Wereng Hijau di Persemaian

Fase bibit muda di meja semai adalah fase yang paling rentan terhadap infeksi tungro:

  • Pasang jaring kasa halus penutup baki semai atau semprotkan agens hayati Beauveria bassiana sejak umur bibit 7 HSS untuk mencegah wereng hijau hinggap menusuk bibit semai sebelum dipindahkan ke sawah utama.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

1. Apa perbedaan warna kuning akibat kekurangan Urea dengan kuning akibat Tungro?
Kekurangan Urea menyebabkan seluruh helai daun menguning pucat merata dari daun tua terbawah namun tanaman tidak kerdil ekstrem dan langsung hijau kembali 3 hari setelah ditebar Urea. Sedangkan pada Tungro, daun berubah warna menjadi kuning oranye mencolok, helai daun sedikit terpilin melengkung, dan ruas batang tanaman memendek kerdil kaku.

2. Apakah tanaman padi yang sudah bergejala oranye tungro bisa dipulihkan?
Jika infeksi terjadi pada tanaman muda umur di bawah 25 HST, tanaman tidak mungkin pulih dan sebaiknya segera dicabut lalu dibenamkan ke dalam lumpur sawah agar tidak menjadi reservoir virus. Jika infeksi baru terjadi di fase bunting tua, beri pupuk Kalium dan asam amino untuk membantu pengisian malai yang tersisa.

3. Mengapa wereng hijau lebih mudah dikendalikan dibanding wereng batang coklat?
Wereng hijau hidup dan makan di bagian daun atas yang terbuka, sehingga sangat mudah terpapar semprotan agens hayati dan sangat mudah dimangsa oleh burung pemakan serangga serta capung predator.

Kapan Harus Berkonsultasi?

Bila gejala terus meluas atau respon tanaman tidak membaik setelah tindakan pertama, segera tanyakan langsung ke tim agronomi untuk konfirmasi diagnosis lapangan.

Mencegah Penyakit Tungro Padi: Kenali Gejala Daun Oranye dan Wereng Hijau

Tanya Tim Agronomi via WhatsApp

Daftar Pustaka (2)

[Tampilkan]
  1. Azzam O, Chancellor TCB (2002). The Biology, Epidemiology, and Management of Rice Tungro Disease in Asia. Plant Disease.
  2. Widiarta IN, Bastian A, Pakki S (2013). Variation in rice tungro virus transmission ability by green leafhopper, Nephotettix virescens Distant. Indonesian Journal of Agricultural Science.

Tentang Penulis

Prof. Arif Prabowo

Profesor Pertanian · Moderator Jurnal Tani

Lihat profil & daftar artikel lengkap

Pengungkapan: Artikel ini ditulis oleh Prof. Arif Prabowo sebagai moderator Jurnal Tani, portal edukasi PT Agritani Internasional, distributor produk nutrisi dan aktivator tanaman.